Jumat, 10 Agustus 2012

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP)

0 komentar



Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP) mempunyai peranan yang penting dalam sejarah konservasi di Indonesia
TNGP merupakan 5 Taman Nasional pertama yang ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1980
Keadaan alamnya yang khas dan unik, menjadikan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
sebagai salah satu laboratorium alam yang menarik minat para peneliti sejak lama

Pengelolaan Kawasan

TNGGP merupakan salah satu dari 5 taman nasional yang dideklarasi oleh Pemerintah Indonesia tahun 1980
dan sampai tahun 2007 sudah 50 taman nasional dibentuk oleh Pemerintah di seluruh Indonesia
Seperti halnya kawasan konservasi lainnya di Indonesia pengelolaan kawasan TNGP merupakan tanggungjawab dari
Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam Departemen Kehutanan

Secara administratif kawasan TNGP berada di 3 kabupaten (Bogor, Cianjur dan Sukabumi) Propinsi Jawa Barat
dengan letak geografis antara 6°41’ - 6°51’ LS, 106°50’ - 107°02’ BT
Kantor pengelola yaitu Balai Besar TNGGP berada di Cibodas dan dalam pengelolaannya dibagi menjadi 3 (tiga)
Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah (Bidang PTN Wil)
yaitu PTN Wil I di Cianjur, PTN Wil II di Selabintana-Sukabumi dan TN Wil III di Bogor



Tentang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Dengan luas 22.851,03 Ha kawasan Taman Nasional ini ditutupi oleh hutan hujan tropis pegunungan dengan
hanya berjarak 2 jam (± 100 km) dari Jakarta
Di dalam kawasan hutan TNGGP, dapat ditemukan “si pohon raksasa” Rasamala, “si pemburu serangga” atau
kantong semar (Nephentes spp)
berjenis-jenis anggrek hutan, dan bahkan ada beberapa jenis tumbuhan yang belum dikenal namanya secara ilmiah
, seperti jamur yang bercahaya

Disamping keunikan tumbuhannya kawasan TNGGP juga merupakan habitat dari berbagai jenis satwa liar seperti
kepik raksasa dan lebih dari 100 jenis mamalia seperti Kijang, Pelanduk, Anjing hutan, Macan tutul, Sigung,
dll serta 250 jenis burung
Kawasan ini juga merupakan habitat Owa Jawa, Surili dan Lutung juga Elang Jawa yang populasinya hampir mendekati punah
Ketika anda hiking di kawasan TNGGP anda dapat menikmati keindahan ekologi hutan Indonesia

Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango ditetapkan oleh UNESCO sebagai Cagar Biosfir pada tahun 1977
dan sebagai Sister Park dengan Taman Negara di Malaysia pada tahun 1995


Sejarah dan legenda yang merupakan kepercayaan masyarakat setempat yaitu tentang keberadaan Eyang Suryakencana
dan Prabu Siliwangi di Gunung Gede
Masyarakat percaya bahwa roh Eyang Suryakencana dan Prabu Siliwangi akan tetap menjaga Gunung Gede agar tidak meletus

Mari bersama-sama melestarikan alam yang sangat berharga ini dan mewariskannya kepada generasi yang akan datang!!!
Dimulai Dengan Hal Kecil Dengan Membuang Sampah Pada Tempatnya

Flora dan Fauna

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memiliki keanekaragaman ekosistem yang terdiri dari ekosistem sub-montana,
montana, sub-alpin, danau, rawa, dan savana.

Ekosistem sub-montana dicirikan oleh banyaknya pohon-pohon yang besar dan tinggi seperti jamuju (Dacrycarpus imbricatus)
, dan puspa (Schima walliichii)
Sedangkan ekosistem sub-alphin dicirikan oleh adanya dataran yang ditumbuhi rumput Isachne pangerangensis,
bunga eidelweis (Anaphalis javanica), violet (Viola pilosa), dan cantigi (Vaccinium varingiaefolium)

Juga terdapatnya si pohon raksasa Rasamala (Altingi Exelsa)
kantong semar (Nephentes spp)
berjenis-jenis anggrek hutan, dan bahkan ada beberapa jenis tumbuhan yang belum dikenal namanya secara ilmiah,
seperti jamur yang bercahaya

Disamping keunikan tumbuhannya kawasan TNGGP juga merupakan habitat bagi satwa primata yang terancam punah
seperti Owa (Hylobates moloch)
Surili (Presbytis comata)
dan Lutung Budeng (Trachypithecus auratus)
dan satwa langka lainnya seperti Macan Tutul (Panthera pardus melas)
Landak Jawa (Hystrix brachyura)
Musang leher kuning (Martes flavigula)
dan Kijang (Muntiacus muntjak)
TNGP terkenal kaya akan berbagai jenis burung yaitu sebanyak 251 jenis dari 450 jenis yang terdapat di Pulau Jawa
Beberapa jenis diantaranya burung langka yaitu Elang Jawa (Spizaetus bartelsi)
dan Burung Hantu (Otus angelinae)


Wisata Alam

Ada 6 pintu masuk menuju kawasan TNGGP yaitu: Cibodas, Gunung Putri, Bodogol, Cisarua, Selabintana dan Situgunung
Kantor Balai Besar TNGGP, pusat informasi (visitor center) dan tempat pendaftaran pendakian berlokasi di Cibodas
Pintu masuk Cibodas, Gunung Putri dan Selabintana merupakan akses utama menuju puncak Gunung Gede dan Pangrango

Puncak dan Kawah Gunung Gede



Gunung Gede Pangrango

adalah satu-satunya gunung yang paling sering di daki di Indonesia ± 50.000 pendaki per tahun
bisa jadi karena lokasinya yang berdekatan dengan Jakarta dan Bandung
Untuk mengembalikan habitatnya biasanya tiap bulan Agustus ditutup untuk pendaki juga antara bulan Desember hingga Maret
Untuk mengurangi kerusakan alam maka dibuatlah beberapa jalur pendakian, namun jalur yang populer adalah melalui
pintu Cibodas
Juga Jumlah pendaki dibatasi hanya 600 orang per malam, 300 melalui Cibodas, 100 melalui Selabintana, 200 melalui
Gunung Putri

Di puncak ini terdapat tiga kawah yang masih aktif dalam satu kompleks yaitu kawah Lanang, Ratu dan Wadon
Berada pada ketinggian 2.958 m. dpl dengan jarak 9,7 km atau 5 jam perjalanan dari Cibodas






Alun-alun Suryakencana








Dataran seluas ± 50 hektar yang ditutupi hamparan bunga edelweiss
Berada pada ketinggian 2.750 m dpl dengan jarak ± 11,8 km atau ± 6 jam perjalanan dari Cibodas



Lembah Mandalawangi

Lembah Mandalawangi berada 15 menit ke arah timur dari Puncak Pangrango
banyak ditumbuhi bunga Abadi (Edelweiss) dan luasnya tidak seluas alun alun Suryakancana



Dan di lembah mandalawangi inilah abu dari jasad aktivis tahun 1960-an (Soe Hok Gie) disebar
“Aku mencintai Pangrango karena aku mencintai keberanian hidup”
tulis Gie di catatan hariannya yang dibukukan dengan judul Catatan Seorang Demonstran



Air Terjun Cibeureum



Air terjun yang mempunyai ketinggian sekitar ± 50 meter terletak sekitar ± 2,8 km dari Cibodas
Di sekitar air terjun tersebut dapat melihat sejenis lumut merah yang endemik di Jawa Barat



Telaga Biru

Danau kecil berukuran ± 5 hektar berada diketinggian 1.575 m dpl terletak ± 1,5 km dari pintu masuk Cibodas
Danau ini selalu tampak biru diterpa sinar matahari, karena ditutupi oleh ganggang biru

Air Panas

Terletak sekitar ± 5,3 km atau ± 2 jam perjalanan dari Cibodas
Air panas ini berada di terk pendakian


Kandang Batu, Kandang Badak, Gunung Putri dan Selabintana

Selasa, 07 Agustus 2012

20 Tips Agar Foto Makin Sempurna

1 komentar

Komposisi dalam bidang seni apapun adalah ibarat selera akan makanan, semua kembali ke preferensi  masing-masing. Namun begitu, ada beberapa panduan tertentu yang tak lekang waktu dan ikut di amini oleh mayoritas pelaku.
Duapuluh tips singkat komposisi untuk fotografi berikut disarikan dari beragam sumber tulisan serta buku fotografi dan semoga pembaca bisa menambah atau menguranginya dengan mengisi komentar di akhir tulisan. Isinya bukan aturan tapi panduan, karena sekali lagi komposisi adalah masalah selera.
  • Tarik perhatian ke arah subyek utama dalam foto. Manfaatkan warna, bentuk, cahaya atau garis supaya foto tampak kuat dan menyedot perhatianSedot Perhatian
  • Sederhana, makin sederhana susunan foto anda makin kuat kesan yang ditimbulkan simpel
  • Kurangi elemen yang tidak seirama. Jika menurut anda ada elemen tertentu yang merusak irama dan keharmonisan foto, singkirkan – tutupi – atau pindahkan sudut pemotretan supaya elemen tersebut hilang irama
  • Penuhi seluruh isi frame dengan obyek utama. Kadang foto yang kuat kesannya adalah foto yang tanpa background sama sekali Penuhi Frame
  • Jangan biarkan ruang kosong mendominasi foto ruang
  • Cek daerah disekitar garis frame, jangan biarkan ada tangan, kaki atau bagian penting obyek terpotong tanpa alasan kuat
  • Maksimalkan penggunaan point of view (titik pandang) yang menarik, jangan melulu memotret dari depan subyek Point of view
  • Jangan lupa rule of third. Tarik garis imajiner yang membagi foto menjadi 9 bagian sama besar. Tempatkan obyek utama di persimpangan garis-garisnyarule of third
  • Saat memotret orang, usahakan selalu agar mata berada diatas garis tengah foto komposisi mata
  • Bagian paling terang dalam foto adalah bagian yang paling menyedot perhatian mata. Taruh obyek utama disana Sandcastle on Morro Strand State Beach, with Morro Rock visible in background, after sunset 24 Aug 2009
  • Background lah yang memperkuat kesan. Jadi jangan biarkan background mematikan obyek utama. Baca lebih jauh tentang background disini.2985066755_a23e402f28_m
  • Memotret secara horisontal memperkuat kesan lebar dan secara vertikal memperkuat kesan tinggi
  • Tajamkan mata untuk mengenali pola yang berulang, manfaatkan  Pola
  • Tajamkan mata untuk mengenali pola simetri, manfaatkan Simetri
  • Leading line dan kurva-S selalu menyenangkan dilihat Curve
  • Untuk memotret anak-anak, jongkoklah. Sejajarkan kamera dengan mata merekaKomposisi anak-anak
  • Hindari menaruh titik perhatian tepat ditengah-tengah foto
  • Hindari meletakkan garis horison tepat di tengah foto, usahakan horison ada di sepertiga atas atau bawah
  • Delineated
  • Jangan biarkan garis horison menabrak bagian obyek yang penting
  • Cek, cek dan cek lagi sesaat sebelum memencet shutter. Pastikan apa yang tampak di viewfinder sesuai keinginan anda

Jumat, 03 Agustus 2012

19 Keindahan Alam Indonesia yang MENAKJUBKAN dan wajib dikunjungi

7 komentar
1. Gunung Rinjani, NTB



Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.


2. Pulau Komodo, NTT



Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).


3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat



Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya


4. Kawah Ijen, Jawa Timur



Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.


5. Carstensz Pyramid, Papua



Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.


6. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda



Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa


7. Gunung Bromo, Jawa Timur



Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.


8. Gunung Kelimutu, NTT



Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.


9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara



Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.


10. Danau Toba, Sumatra Utara



Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau volkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.


11. Baluran, Jawa Timur



Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman Nasional ini merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.


12. Pantai Dreamland, Bali



Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.


13. Danau Gunung Tujuh, Jambi



Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Serta terdapat beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.


14. Green Canyon, Jawa Barat



Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Perpaduan antara sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan aneka stalaktit-stalakmit. Keindahan berbalut kesunyian, bagai surga yang tersembunyi. Green Canyon mulai dikembangkan pada tahun 1989.


15. Danau Sentai, Papua



Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Lanskap Danau Sentani dengan gugusan pulau di tengahnya merupakan salah satu yg terindah di Indonesia.


16. Goa Gong, Jawa Timur



Goa Gong diklaim sebagai goa terindah di Asia Tenggara. Di dalam gua ini Anda dapat menyaksikan berbagai macam tonjolan batuan (stalaktit/stalakmit) yang sangat menarik dan proses terjadinya secara alami.


17. Pegunungan Karst Bantimarung, Sulawesi Selatan



Taman Nasional Bantimurung mempunyai pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman nasional ini, terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis tanaman dapat bertahan di saat musim kemarau yang panjang.


18. Pulau Belitung, Bangka Belitung



Pulau indah, pemandangan unik pantai pasir putih asli dihiasi batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil.


19. Pulau Derawan, Kalimantan Timur



Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai "Blue Trigger Wall"

Selasa, 27 Desember 2011

0 komentar
PULAU TIDUNG DAN PULAU PARI PROMO

PULAU TIDUNG




Paket Backpacker
Pulau Tidung, PAKET PROMO
PAKET 2D 1N

Fasilitas:
1. Tiket Muara Angke - Pulau Tidung (PP)
2. Penginapan AC
3. Makan 3 kali (Prasmanan)
4. Mineral water sepuasnya
5. Peralatan snorkeling lengkap 1 hari
6. Sepeda 2 hari
7. Tour Guide
8. Bonus BBQ
Harga Promo Liburan ( Berlaku dari bulan Januari 2012)

Rp.230.000/orang (100 orang keatas) + free untuk 2 orang
Rp.240.000 /orang (49 - 99 orang) + free untuk 1 orang
Rp. 250.000 /orang (15 - 49 orang)
Rp. 265.000 /orang (10-14 orang)
Rp. 315.000 /orang (7-9 orang)

Paket Premium
Pulau Tidung, PAKET PROMO
PAKET 2D 1N

Fasilitas:
1. Tiket Muara Angke - Pulau Tidung (PP)
2. Penginapan AC
3. Makan 3 kali (Prasmanan)
4. Mineral water sepuasnya
5. Peralatan snorkeling lengkap 1 hari
6. kapal untuk Snorkeling 1 hari
7. Sepeda 2 hari
8. Tour Guide
9. Bonus BBQ
Harga Promo Liburan ( Berlaku dari bulan Januari 2012)

Rp.240.000/orang (100 orang keatas) + free untuk 2 orang
Rp.260.000 /orang (26 - 99 orang) + free untuk 1 orang
Rp. 265.000 /orang (15 - 25 orang)
Rp. 290.000 /orang (10-14 orang)
Rp. 335.000 /orang (7-9 orang)

ROUND DOWN TRIP PULAU TIDUNG : 2 Hari 1 Malam

Hari Pertama
04.00 - 05.00 Siap-siap @ Muara Angke
05.00 - 06.00 persiapan dari Muara Angke – P. Tidung
06.00 - 10.00 Perjalanan Muara Angke - P. Tidung
10.00 - 12.00 Menuju home stay, istirahat, makan siang, shalat dll
12.30 – 17.00 Snorkling + explore pulau tidung kecil
17.00 – 17.30 Chase the Sunset
17.30 – 19.00 Kembali kehomestay (shalat, bersih2,makan malam)
19.00 – 23.00 Barbeque ( waktu menyesuaikan)
23.00 – Istirahat (persiapan bsk pulang)

Hari Kedua
04.30 – 05.00 Shalat subuh
05.00 – 06.00 Packing, siap-siap
06.00 – 06.30 Mandi, sarapan
06.30              Menuju dermaga Back to Jakarta (weekday)
11.00               Menuju dermaga Back to Jakarta (weekend)

Contact Person :
Dimaz             : 0857 1172 2692 , PIN BB : 214F3975
Rapit / Josh    : 0857 1011 3519 , PIN BB : 277174EB

 PULAU PARI




Paket Backpacker
Pulau PARI , PAKET PROMO

PAKET 2D 1N

Fasilitas:
1. Tiket Muara Angke - Pulau PARI (PP)
2. Penginapan AC
3. Makan 3 kali (Prasmanan)
4. Mineral water sepuasnya
5. Peralatan snorkeling lengkap 1 hari
6. Sepeda 2 hari
7. Tour Guide
8. Bonus BBQ


Rp.250.000/orang (100 orang keatas) + free untuk 2 orang
Rp.260.000 /orang (49 - 99 orang) + free untuk 1 orang
Rp. 270.000 /orang (15 - 49 orang)
Rp. 285.000 /orang (10-14 orang)


Paket Premium
Pulau PARI, PAKET PROMO

PAKET 2D 1N

Fasilitas:
1. Tiket Muara Angke - Pulau PARI (PP)
2. Penginapan AC
3. Makan 3 kali (Prasmanan)
4. Mineral water sepuasnya
5. Peralatan snorkeling lengkap 1 hari
6. kapal untuk Snorkeling 1 hari
7. Sepeda 2 hari
8. Tour Guide
9. Bonus BBQ


Rp. 270.000/orang (100 orang keatas) + free untuk 2 orang
Rp. 290.000 /orang (26 - 99 orang) + free untuk 1 orang
Rp. 315.000 /orang (15 - 25 orang)
Rp. 350.000 /orang (10-14 orang)


ROUND DOWN TRIP PULAU PARI : 2 Hari 1 Malam

Hari Pertama
04.00 - 05.00 Siap-siap @ Muara Angke
05.00 - 06.00 persiapan dari Muara Angke – P. PARI
06.00 - 10.00 Perjalanan Muara Angke - P. PARI
10.00 - 12.00 Menuju home stay, istirahat, makan siang, shalat dll
12.30 – 17.00 Snorkeling di pulau burung/pulau tikus
17.00 – 17.30 Chase the Sunset
17.30 – 19.00 Kembali kehomestay (shalat, bersih2,makan malam)
19.00 – 23.00 Barbeque ( waktu menyesuaikan)
23.00 – Istirahat (persiapan bsk pulang)

Hari Kedua
04.30 – 05.00 Shalat subuh
05.00 – 06.00 Packing, siap-siap
06.00 – 06.30 Mandi, sarapan
06.30              Menuju dermaga Back to Jakarta (weekday)
11.00               Menuju dermaga Back to Jakarta (weekend)

Contact Person :
Dimaz             : 0857 1172 2692 , PIN BB : 214F3975
Rapit / Josh    : 0857 1011 3519 , PIN BB : 277174EB


Rabu, 07 Desember 2011

Menjadi Kreatif

0 komentar

 MENJADI KREATIF & PRODUKTIF

Menjadi kreatif dan produktif pastilah merupakan impian semua eksperimenter. Untuk mencapai prestasi tersebut, pastilah diperlukan usaha keras. Pada dasarnya, yang berhak menilai prestasi seorang eksperimenter adalah masyarakat. Masyarakat cenderung melihat frekuensi keberhasilan mewujudkan ide untuk menilai produktivitas seorang eksperimenter. Sedangkan untuk menilai kreativitas eksperimenter, masyarakat cenderung melihat orisinalitas dan manfaat dari ide-ide yang berhasil diwujudkannya.
Tahap pertama yang harus dilakukan seorang penulis atau seorang eksperimenter / peneliti adalah menemukan gagasan atau ide tentang apa yang hendak ditulis atau diteliti. Sampai saat ini, saya belum pernah mendengar kabar kalau ada penulis atau peneliti yang berani mengatakan bahwa menemukan ide kreatif merupakan perkara yang mudah. Demikian juga, belum ada resep cespleng yang dapat digunakan setiap orang untuk menemukan ide cemerlang. Pengalaman masing-masing penulis atau peneliti dalam menemukan ide sangatlah beragam dan unik. Oleh karena itu, sangatlah sulit untuk membuat generalisasi yang dapat dipakai oleh semua orang pada semua kasus. Namun demikian, masih terdapat beberapa kesamaan yang setidaknya dapat dijadikan referensi untuk kita semua.
Setelah menemukan ide, tahap selanjutnya adalah mewujudkan ide tersebut. Pekerjaan paling berat dan sulit harus dilakukan pada tahap ini. Oleh karena itu kegagalan juga sering terjadi pada tahap realisasi ini.
Menyadari pentingnya dua tahapan di atas, maka saya mencoba untuk berbagi pengalaman tentang hal tersebut. Pengalaman saya ini sifatnya personal dan unik sehingga sangat mungkin tidak bisa ditiru atau dialami oleh orang lain. Walaupun demikian, pengalaman tersebut setidaknyadapat dijadikan sebagai bahan pembanding atau referensi terutama bagi para eksperimenter pemula. Untuk memperkaya khasanah kita, saya juga mengundang Anda para neter untuk menuliskan di forum ini tentang pengalaman Anda sebagai eksperimenter.



KRITERIA KREATIF
Kreatif tidak sama dengan waton bedo ( asal berbeda ). Menurut pendapat saya, suatu ide dapat dikatakan kreatif jika ide tersebut BARU ( singkatan dari Bermanfaat, Asli, Realistis, dan Unggul ) :
1. Bermanfaat
Ide bernilai tinggi hanya jika berpotensi memberi manfaat bagi banyak orang atau masyarakat luas dalam mengatasi masalah yang mereka hadapi. Ide yang demikian, berpeluang besar untuk memberi keuntungan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat maupun penemunya.
2. Asli
Ide bernilai tinggi jika benar-benar asli ( orisinil ) bukan tiruan, curian atau jiplakan dari ide orang lain. Selain itu juga bukan merupakan duplikasi tanpa sengaja dari ide orang lain yang sudah lebih dulu diwujudkan dan atau dipublikasikan
3. Realistis
Ide sederhana yang relatif mudah diwujudkan sering kali jauh lebih berharga daripada ide muluk-muluk yang hanya merupakan otopia belaka.
4. Unggul
Ide baru juga bernilai tinggi hanya jika mempunyai keunggulan komparatif dibandingkan teknik yang sudah ada atau cara yang sudah biasa digunakan sebelumnya. Sebagai contoh : lebih murah, lebih praktis, lebih ringan, lebih hemat, lebih enak, lebih aman, dan segala kebaikan yang lainnya.
MENUMBUHKAN KREATIVITAS
Ide kreatif tidak jatuh begitu saja dari langit ketika orang lagi bengong seperti mendapat wangsit. Prinsipnya, barang siapa tidak menanam maka dia tidak akan memetik hasilnya. Bibit-bibit ide kreatif perlu ditanam, dipupuk, dan disirami dalam diri kita selama bertahun-tahun bahkan selama hidup. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk hal tersebut antara lain :
1. Banyak membaca
Pada prinsipnya, mencari ide bukanlah mencari sesuatu yang berada di luar diri kita. Mencari ide adalah mencari sesuatu yang sudah ada dalam pikiran kita. Dengan banyak membaca, kita mengisi pikiran dengan bahan-bahan berupa potongan-potongan informasi yang dapat dianalogikan seperti mengumpulkan potongan-potongan puzzel. Bila rangkaian potongan-potongan puzzel informasi tersebut telah lengkap atau setidaknya hampir lengkap, maka akan tampak sebuah gambar/bentuk yang memiliki makna cukup jelas yang dapat berupa ide kreatif. Adapun potongan-potongan puzzel yang belum ada, harus dilengkapi pada saat mewujudkan ide tersebut. Bacaan tidak harus berupa buku, tetapi bisa majalah, koran, atau artikel-artikel dan jurnal-jurnal penelitian di internet. Yang penting, isinya bermutu dan sesuai dengan kebutuhan dan minat kita. Semakin banyak informasi bermutu yang kita peroleh, berarti semakin banyak potongan puzzel yang kita kumpulkan. Hal itu berarti peluang untuk mendapatkan ide kreatif semakin besar. Selain itu juga sangat membantu upaya menghindari duplikasi ( secara tidak sengaja ) ide dari orang lain yang sudah diwujudkan dan atau dipublikasikan lebih dahulu.
2. Sering mengamati
Mengamati tidak sama dengan melihat. Mengamati adalah melihat dengan mata dan otak. Kebanyakan orang, kalau melihat sesuatu benda atau kejadian yang menarik akan berhenti pada melihat dan mengagumi saja. Seorang peneliti tidak hanya sampai di situ saja, tetapi kemudian berfikir bagaimana bisa, mengapa demikian, dan seterusnya. Latihan mengamati ini perlu dilakukan sebagai kebiasaan hidup dan bukan hanya dilakukan ketika hendak meneliti saja.
3. Sering berdiskusi
Berdiskusi dengan orang lain yang mempunyai minat, pengetahuan dan skill pada bidang yang sama dengan kita sangat diperlukan untuk memperdalam dan memperluas wawasan. Namun demikian, diperlukan juga diskusi dengan orang dengan minat, pengetahuan dan skill pada bidang yang lain agar kita memiliki pemahaman yang lebih komprehensif pada aspek-aspek yang melingkupi bidang yang kita minati. Format diskusi tidak perlu formal seperti seminar atau diskusi panel. Obrolan santai sambil minum kopi justru sering lebih efektif. Manfaat serupa juga dapat diperoleh dengan mengikuti dan berpartisipasi aktif dalam forum-forum diskusi di internet.
4. Mendengar keluhan, kritik dan saran
Kalau kita bisa mendengar dan menyaring keluhan, kritik, dan saran dari orang lain, tidak jarang terdapat cikal bakal ide cemerlang yang tanpa sengaja mereka sampaikan kepada kita.
5. Mengagumi dan menikmati alam
Sesekali menikmati keindahan alam seperti gunung, sungai, danau, hutan atau laut sering memberikan banyak inspirasi.
6. Berfikir tidak mengikuti mainstream
Perlu belajar untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang berbeda dengan yang dipikirkan dan dilakukan oleh kebanyakan orang. Namun tidak asal berbeda, tapi memiliki kelebihan dibandingkan dengan cara biasa. Menulis atau menikmati humor atau cerita lucu juga dapat membantu. Saya meyakini hal tersebut karena humor akan lucu kalau ada pembengkokan logika umum ( mainstream ) secara tiba-tiba dan tidak terduga.
7. Berdoa dan mohon petunjuk dari Sang Pencipta
Segala usaha manusia tidak akan ada hasilnya jika tidak sesuai dengan kehendak Tuhan.

Selasa, 29 November 2011

Art / inStiNk

0 komentar